Puisi “kayaknya”

Kayaknya udah terlalu lama gimana ya rasanya?
Kayaknya senyumannya, dandannya, wanginya, sayangnya, cintanya bukan untukku lagi.
Terlalu banyak alasan pembenaran dan pembelaan, hanya ada menyalahkan.
Kayaknya ngerti tapi gak mau mengerti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: