Optimis???

Setiap orang harus optimis terhadap apa yang ingin dicapainya, tapi optimis itu harus disesuaikan dengan KEMAMPUAN, maksudnya kita harus bisa mengukur diri pada kemampuan kita.
Banyak yang bilang “orang lain bisa knp kita engga” kalimat itu bisa jadi bumerang buat kita, contoh orang lain bisa membeli rumah bagus, mobil, berlibur tiap minggu ke tempat wisata…. nah kita juga bisa seperti itu tapii apa kemampuan kita bisa mencapai itu dengan kondisi yang dipunya sekarang?? Iya kita bisaaaa dengan cara pinjam sana sini, tapii apa semua itu bisa dibayar angsurannya??? Dan ada lagi optimisnya seperti ini “kita harus kerja keras cari sampingan usaha, sampingan pekerjaan untuk menutup semua itu” pertanyaannya apakah ada waktu jika pekerjaan utama kita saja senin – sabtu pergi pagi pulang malam?? Betul ada waktu luang di hari minggu tapi apa tubuh kita bisa nerima semua itu, kita manusia perlu istirahat.
intinya optimis itu harus tapi lihat pada kemampuan kita, tenaga, pikiran dll, mending bahagia mensyukuri apa yang kita dapat sekarang sambil terus berusaha mencapai tujuan, karena tujuan atau keinginan tidak bisa dicapai begitu saja tapi perlu waktu.
Contoh lagi, marketing A dan B, si A umur 23tahun si B 39tahun, si B ingin seperti si A yang selalu melebihi target dan bonus yang lebih, si A dan si B targetnya sama 100 tapi si A tiap bulan selalu diatas 200 sedangkan si B tiap bulan pas 100, bonuspun tentu beda, nah si B ingin kayak si A yang masih segar gesit kesana kemari, pertanyaannya apakah si B mampu kayak si A dimana umur lebih tua, tenaga kurang gak muda lagi???? Jawabannya belum tentu bisa tapi jikalau bisa diperkirakan si B akan mengalami penurunan kondisi badan trus bulan depannya sakit ga bisa kerja, sebulan bonus bisa sama dengan si A tapi bulan berikutnya ga dapat bonus karena sakit tapi si A dengan kondisi masih muda tentu masih kuat… pertanyaannya kenapa si B dengan umur sudah tua tapi pekerjaan sama dengan si A?? Kemana aja si B selama usia muda?? Jawabannya tentu banyak faktor dan sebab kenapa si B bisa gitu, mungkin si B juga dulu kayak si A banyak bonus tenaga kuat tapi sesuatu hal bisa aja terjadi, roda berputar.
Lihatlah, ukurlah kemampuan kita!! Kita bisa naik motor begitu juga valentino rossi tapii apa kita bisa membalap seperti rossi?? Padahal kan sama2 bisa mengendarai motor???

#edisi ngacaprak kamana karep

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: